Olahraga dayung terus menunjukkan geliat positif di panggung kompetitif Asia dan dunia. Di ajang 2025 Asian Rowing Championships di Vietnam, tim nasional India mencetak prestasi gemilang dengan meraih total 10 medali termasuk tiga emas, menandai kampanye kuat mereka di kompetisi kontinental tersebut. Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi India untuk terus memperkuat posisi di olahraga dayung regional dan internasional.
Tak hanya itu, prestasi tim dayung Indonesia juga menjadi sorotan di SEA Games 2025 Thailand, di mana kontingen berhasil menyumbang medali perak lewat Brigpol Denri Maulidzar Alghiffari dari Satlantas Polresta Bandung di cabang olahraga dayung. Ini menunjukkan bahwa atlet Indonesia mulai memperlihatkan kemampuan bersaing yang semakin kuat di ajang multinasional, sekaligus menjadi motivasi bagi pengembangan pembinaan atlet dayung di tanah air.
Di tingkat komunitas dan perkembangan lokal, olahraga dayung juga menarik perhatian publik di Indonesia melalui Festival Dayung Manggar 2025 yang digelar di Balikpapan. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetitif, tetapi juga bagian dari pengembangan sport tourism di wilayah pesisir, menunjukkan sinergi positif antara olahraga dan pariwisata yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Selain kompetisi resmi, olahraga dayung terus menarik minat banyak pihak di luar arena balap. Misalnya, salah satu pendiri klub dayung di County Sligo, Irlandia, Rory Clarke, baru-baru ini menerima penghargaan Volunteer of the Year atas kontribusinya dalam perkembangan olahraga ini di komunitasnya — bukti bahwa dayung juga memiliki dampak sosial kuat bagi masyarakat di berbagai belahan dunia.
Secara keseluruhan, perkembangan olahraga dayung saat ini mencerminkan kombinasi antara prestasi atlet di tingkat internasional, perjuangan nasional di ajang besar, serta dukungan komunitas yang membuat cabang ini terus tumbuh dan relevan di dunia olahraga. 🚣♂️🌍
