
Manajemen PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) pun menyampaikan duka cita atas meninggalnya mantan pemain, kapten, dan pelatih Persebaya Surabaya itu.
“Dengan penuh duka cita dan simpati mendalam, kami menyampaikan bahwa legenda sepak bola Persebaya, Bejo Sugiantoro, telah meninggal dunia pada Rabu sore, setelah sempat tidak sadarkan diri ketika bermain futsal bersama rekan-rekannya di Lapangan Sepak Bola SIER Surabaya,” ungkap Jefri Ikhwan Ma’arif Corporate Secretary PT SIER, dalam keterangan tertulis yang diterima Basra, Selasa (25/2) malam.
Jefri menuturkan, insiden Bejo yang tidak sadarkan diri tersebut terjadi pada Selasa (25/2) sekitar pukul 16.50 WIB. Melihat kondisi tersebut, rekan-rekan almarhum dan tim SIER segera memberikan pertolongan pertama dan membawanya ke RS Royal Surabaya yang tak jauh dari lapangan SIER, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Namun, meski telah mendapatkan upaya medis maksimal dari pihak rumah sakit, beliau dinyatakan meninggal dunia.Kemudian rekan-rekan beliau dan perwakilan PT SIER menghubungi pihak keluarga almarhum untuk menyampaikan kabar duka ini dan memberikan bantuan yang dibutuhkan,” ujar Jefri.
“Kami dari PT SIER menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas wafatnya legenda sepak bola Surabaya ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” sambungnya.
Sementara itu berdasarkan informasi yang diperoleh Basra, pemakaman Bejo Sugiantoro akan dilakukan pada Rabu (26/2) pagi. Rencananya, jenazah pria yang kini berkarier sebagai pelatih Deltras Sidoarjo ini akan dikebumikan di TPU Geluran, Sidoarjo pada Rabu sekitar pukul 09.00 WIB, setelah disalatkan terlebih dahulu di Masjid Nurul Jannah Taman Pondok Jati, Geluran, Sidoarjo.