Jose Mourinho Ditolak Dua Kali oleh Pemain Muda Madrid

Pemain muda Real Madrid yang bernama Miguel Gutierrez sudah dua kali menolak tawaran dari Jose Mourinho.

Meski nama Miguel Gutierrez masih asing, dia sudah berhasil menembus ke timnas Spanyol.

Dapatkan keuntungan besar dengan bermain di agen bola terpercaya, karena ada bonus-bonus dan promo-promo yang menanti para pemain.

Cara daftar sbobet di sbobetmain sangat mudah, dan di sbobetmain ada banyak permainan yang menguntungkan!

Beberapa pelatih top sebenarnya sudah mengincar Miguel Gutierrez dan salah satunya adalah Jose Mourinho.

Kabarnya, Mourinho sudah dua kali mencoba untuk merekrut pemain muda ini, pertama saat melatih Manchester United dan kedua saat sudah melatih Hotspur, tapi kedua tawaran ini ditolak oleh Miguel.

Pihak Real Madrid juga tidak mau melepas Miguel karena dia dianggap sebagai pemain bek sayap kiri yang cocok untuk meneruskan Marcelo di Real Madrid.

Pelatih u-17 timnas Spanyol juga sempat mengomentari Miguel Gutierrez. Menurutnya Miguel adalah calon pemain top.

“Jika dia diberikan menit bermain di klub, dia akan menjadi bek kiri terbaik. Dia memiliki karakteristik sebagai bek kiri yang sempurna untuk Real Madrid,” ujarnya.

Thibaut Courtois Sudah Makin Mantap

Di Liga Spanyol, Thibaut Courtois tercatat sebagai kiper terbaik nomor tiga dalam menjaga gawang dari ancaman musuh.

Dia musim ini hanya kejebolan 23 kali dan dia berada dibawah kiper Sevilla Yassine Bounou yang baru kejebolan 21 kali dan kiper nomor satu ditempati oleh kiper dari tim yang memegang puncak klasemen juga Atletico Madrid, pada musim ini Jan Oblak baru kejebolan 18 kali.


Kembangkan keuntungan dengan bertaruh di agen bola terpercaya di sbobetmain.

Ada banyak promo-promo bagi penggunga baru yang cara daftar sbobet nya sangat mudah, dan tidak hanya judi bola online di sbobetmain ada banyak permainan lainnya yang dapat menguntungkan para pengguna.


Dia merasa lebih matang dalam musim ini, dan merasa lebih siap untuk menjaga gawangnya dari serangan lawan.

“Tentu saja, saya juga lebih berpengalaman sekarang. Saya membaca situasi lebih baik dan mental saya juga menjadi lebih kuat,” ujarnya.


Dia juga mengatakan bahwa dengan dipimpin Zidane dia harus cukup baik dalam penguasaan bola dan harus bisa membangun serangan dari belakang.

“Bersama Zidane, kami perlu bermain dan mengoper di bawah tekanan. Saya telah berkembang pesat dalam hal itu,” ungkapnya.

“Ini kombinasi dari semua hal itu. Saya menjadi lebih lengkap sebagai seorang penjaga gawang dan harus terus berkembang,” tutupnya.

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Antara Vardy dan Madrid

Jamie Vardy adalah ujung tombak bagi Leicester Ciry, dalam lima musim terakhir dia berhasil mempertahankan performanya selalu mencapai dua digit gol di Liga Inggris.

Sejak 5 musim lalu dia berhasil mencetak 24 gol, 13 gol, 20 gol, 18 gol, dan 23 gol pada musim lalu.


Capai kemenangan yang berlimpah dengan bertaruh di agen bola terpercaya yang memiliki banyak permainan selain judi bola online.

Ada cara bermain curang di sbobetmain, dan banyak bonus-bonus dan promo-promo bagi para pemain di sbobet.


Nama Jamie Vardy mulai melambung pada musim 2015/2016 setelah berhasil mengantarkan Leicester City menjuarai Liga Inggris. Bahkan pada saat itu Real Madrid tertarik untuk merekrut Jamie Vardy.

Namun, Claudio Ranieri sebagai pelatih Leicester waktu itu, berkata bahwa Leicester tidak akan menjual Vardy dengan harga berapapun dan klub manapun yang berminat.


Vardy juga disebut-sebut sebagai pembelian terbaik dalam sejarah Liga Inggris. Dia dibawa dari tim League One, Fleetwood Town pada tahun 2012 dengan harga 1 juta pauns.

Dengan harga itu Vardy berhasil membawa Leicester City menjuarai Liga Inggris, dan juga berhasil menembus skuad Timnas Inggris.