Cinta Bertepuk Sebelah Tangan Antara Vardy dan Madrid

Jamie Vardy adalah ujung tombak bagi Leicester Ciry, dalam lima musim terakhir dia berhasil mempertahankan performanya selalu mencapai dua digit gol di Liga Inggris.

Sejak 5 musim lalu dia berhasil mencetak 24 gol, 13 gol, 20 gol, 18 gol, dan 23 gol pada musim lalu.


Capai kemenangan yang berlimpah dengan bertaruh di agen bola terpercaya yang memiliki banyak permainan selain judi bola online.

Ada cara bermain curang di sbobetmain, dan banyak bonus-bonus dan promo-promo bagi para pemain di sbobet.


Nama Jamie Vardy mulai melambung pada musim 2015/2016 setelah berhasil mengantarkan Leicester City menjuarai Liga Inggris. Bahkan pada saat itu Real Madrid tertarik untuk merekrut Jamie Vardy.

Namun, Claudio Ranieri sebagai pelatih Leicester waktu itu, berkata bahwa Leicester tidak akan menjual Vardy dengan harga berapapun dan klub manapun yang berminat.


Vardy juga disebut-sebut sebagai pembelian terbaik dalam sejarah Liga Inggris. Dia dibawa dari tim League One, Fleetwood Town pada tahun 2012 dengan harga 1 juta pauns.

Dengan harga itu Vardy berhasil membawa Leicester City menjuarai Liga Inggris, dan juga berhasil menembus skuad Timnas Inggris.

Sedang Kesulitan Liverpool Tidak Patah Semangat

Setelah mengalami penurunan performa yang drastis dari awal 2021. Liverpool tetap semangat dan optimis untuk membuat perubahan dan menjadi lebih baik. Penurunan performa ini sangat mudah disadari karena Liverpool berada pada puncak klasemen Liga Inggris pada akhir tahun 2020, namun semua itu berubah pada pergantian tahun kalender.

Bagaimana tidak menurun, dalam 14 pertandingan, hanya 3 kemenangan yang mampu Liverpool raih, 3 kali seri, dan kalah sebanyak 8 kali. Dalam 14 pertandingan tersebut Liverpool selalu kalah di kandang sendiri sebanyak 6 kali. Tentu saja ini membuahkan Liverpool peringkat ketujuh di klasemen Liga Inggris. Bangkit kembali menang dengan cara bermain curang di agen bola terpercaya, daftar dengan mudah dan banyak promo lalu mengankan banyak hadiah dengan berlimpah bonus.

Nampaknya, Liverpool harus merelakan piala Liga Inggris karena mereka tertinggal 25 poin dari Manchester City yang masih aman di pucuk klasemen dengan 71 poin. Namun, masa sulit ini tidak membuat Mohamed Salah pesimis, dia yakin timnya akan bangkit dan segera mendapatkan kemenangan yang banyak kedepannya.

Rasa percaya diri ini muncul setelah Liverpool menang 2 kali berturut turut atas RB Leipzig di Liga Champions dan Wolverhampton di Liga Inggris. Mohamed Salah juga berkata, bahwa dia senang dengan hasil pertandingan Liverpool akhir-akhir ini dan berharap dia dan rekan se-timnya dapat mempertahankan performa ini.